Selasa, 03 Januari 2017

Diagnosa Asam Urat Tinggi

Asam Urat/ Uric Acid,  merupakan hasil metabolisme asam urat yang gagal dirubah menjadi alantoin oleh enzim urikase. Kadar asam urat berlebih dapat menjadi tumpukan kristal batu ginjal dan pirai di persendian. Penumpukan inilah yang menimbulkan rasa sakit baik di persendian atau di sekitar perut bawah.

Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tetapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini.

Pantangan penderita asam urat

Jeroan: otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat.
Seafood (Makanan laut): udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, kerang, sotong, remis, tiram, ikan teri, ikan sarden.
Riverfood (Makanan sungai): ikan lele, belut, udang, kepiting dan keong.Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, ikan sarden, daging sapi dan daging babi).
Daging kambing, daging anjing, daging babi, daging sapi, daging kerbau dan daging kuda.
Bebek, angsa dan kalkun.Burung dan kelelawar.
Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tahu, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge dan emping/melinjo.
Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong/ubi, daun pepaya, kangkung dan cabe/lombok.
Krim, es krim dan kaldu atau kuah daging yang kental.
Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
Makanan kaya protein, lemak dan darah.

Tips tambahan bagi penderita asam urat

Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti tomat, kentang, yogurt dan pisang.
Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan stroberi.
Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong/ubi dan roti.
Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup.
Jangan minum aspirin.
Jangan bekerja terlalu keras/kelelahan.
Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tetapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup.
Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.

Untuk menyembuhkan penyakit ini ada beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya :

Menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam urat, seperti jeroan (hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak), hindari makanan laut (udang, kerang, cumi, kepiting); makanan kaleng (kornet, ikan sarden dan ekstrak daging), kaldu atau kuah daging yang kental.
Menghindari makanan seperti emping/melinjo, kangkung dan bayam, daun singkong/ubi, daun jambu mete, asparagus, buncis dan kembang kol.
Hindari kacang-kacangan (kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, tempe, tauco, tauge, oncom) dan susu kedelai.
Menghindari makan buah durian, avokad, nanas, air kelapa.
Makanan yang aman dimakan, beberapa di antaranya adalah: nasi, ikan yang bersirip dan bersisik, daging ayam, telur, keju, susu dan beberapa buah-buahan.
Hindari minuman dan makanan beralkohol.
Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
Banyak minum air putih minimal 8 - 10 gelas per hari, karena dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Asam_urat

Jumat, 30 Desember 2016

Thibbun Nabawi (Prophetic Medical)

Bismillahirrahmaanirrahiim.

After finished my bachelor degree of pharmaceutical (especially on cancerous drugs research), I realize that no perfect drug in this world. Our research in pharmaceutical keep growing every single day, but there's something missing for me as a Muslim.

In Tawheed part, to be health is not only about "the drug".
There's Allah's decision to create health for us.
So, Health=Allah's will.

"Help yourself with patience and pray." ( Al-Baqarah:45)

Allah is the Most Perfect one.
Patience and Sholah are two keys those open the merciful of Allah will.
If Allah like the way we ask his mercy, in sya Allah we will health.


It's really important to take Rasulullah PBUH's way to keep health physic (He only sick for twice in his life), so here I am to explain you all about thibbun nabawi in sya Allah.

Globally, thibbun nabawi has 3 part:
Ruqyah
Cupping Therapy
Herbalist

Ruqyah

Aisyah radiallahu ‘anha said;

Cupping Therapy/ Hijamah

Next, I will explain all about herbalistik in sya Allah.

Senin, 19 Desember 2016

Silmi/NHW#9 Matrikulasi Batch 2 IIP Bandung

Minat/Hobi: Berhubungan dengan pendidikan, masyarakat, Al-Qur'an dan kesehatan

Skill Hard/Soft:
Hard; Bidang kuliah farmasi, berlingkungan kerja bidang pelatihan public speaking, mampu mengajarkan tahsin secara formal.
Soft; Senang berhubungan dengan banyak orang

Isu Sosial:
Banyak penyalah-gunaan obat yang beredar, karena kandungan obat yang cenderung bersifat "racun". Sehingga saya rasa penting untuk mengembalikan solusi dunia kesehatan pada sunnah rasul saw.

Masyarakat:
Seluruh kalangan

Ide Sosial:
Melestarikan pola hidup halal&thoyyib, berbasis Tauhid.

Sabtu, 10 Desember 2016

Silmi/NHW#8 Matrikulasi Batch 2 IIP Bandung

Aktivitas yang disukai menjadi pelajar dan pendidik yang menyenangkan di universitas kehidupan, terutama mendalami dunia kesehatan.
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
Saya ingin menjadi herbalis, therapist thibbun nabawi, dan pendidik yang profesional

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
Saya ingin melakukan Learning by Doing untuk kegiatan yang berhubungan dengan tujuan saya diatas.

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
Saya ingin memiliki skill yang bermanfaat bagi umat.

Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
-Memiliki klinik bekam&ruqyah di rumah sehingga bisa berkarya tapi tetap terpantau perkembangan anak
-Memiliki keluarga yg teguh berprinsip dalam Islam, dan menjadikan syariat nya sebagai acuan hidup
-Mendidik jundi2 agama, dan membangun dinasti shahibul qur'an
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
-Mambuka Praktek Klinik
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
-Hafalan quran
-Menikah

Jumat, 02 Desember 2016

Silmi/NHW#7 Matrikulasi Batch 2 IIP Bandung

1. CAR - CARETAKER 
2. EDU - EDUCATOR 
3. EVA - EVALUATOR 
4. MOT - MOTIVATOR 
5. SYN - SYNTHESIZER
networking 60%
servicing 20%
reasoning 20%
generating idea 20%

Dari hasil tes via temubakat.com, saya menyadari selama ini saya terbentuk dalam lingkungan pendidikan. Baik pendidikan karakter, skill tertentu maupun pendidikan formal yang cenderung teramat scientist (farmasi dengan fokus kimia medisinal). Sebagai implementasi minat caretaker, educator dan motivator, saya merasa cocok dengan bidang pendidikan. Sebagai pendidik saya juga harus memiliki kemampuan evaluator dan synthesizer agar terdapat pembangunan individu yang maksimal.
Kuadran 1 : Aktivitas yang saya SUKA dan BISA, yaitu bertemu orang lain dalam rangka bertukar pikiran/ilmu/barang/uang.
Kuadran 2 : Aktivitas yang saya SUKA tetapi TIDAK BISA, berjualan/mengajar dengan sistem yang ketat
Kuadran 3 : Aktivitas yang saya TIDAK SUKA tetapi BISA, bekerja di ranah rumah sakit/ pabrik obat
Kuadran 4: Aktivitas yang saya TIDAK SUKA dan TIDAK BISA, bidang manajerial yang ketat, konsisten dan detail seperti akutansi.